Her Voices Bloom Festival 2025 Rayakan Satu Tahun Bhavani sebagai Ruang Pemberdayaan Perempuan di Jakarta

Her Voices Bloom Festival 2025 menjadi perayaan satu tahun Bhavani sebagai ruang aman, inklusif, dan inspiratif bagi pemberdayaan perempuan.

otentikindonesia.com, Jakarta – Her Voices Bloom Festival 2025 digelar sebagai peringatan satu tahun kiprah Bhavani dalam membangun ruang pemberdayaan perempuan yang aman, inklusif, dan penuh makna. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (19/12/2025) di Aula PDS H.B. Jassin, Gedung Ali Sadikin, kawasan Taman Ismail Marzuki, dengan mengusung tema “Celebrate Growth, Speak Love, and Stand for Women”.

Festival Her Voices Bloom Festival 2025 menjadi momentum penting bagi perempuan untuk saling bertemu, berbagi gagasan, serta meneguhkan keberanian dalam menyuarakan pengalaman hidup mereka. Acara ini juga menandai konsistensi Bhavani sebagai ruang tumbuh bersama bagi perempuan lintas latar belakang sosial, budaya, dan profesi.

Dalam suasana yang hangat dan reflektif, Her Voices Bloom Festival 2025 menghadirkan berbagai diskusi yang menyoroti proses pertumbuhan perempuan sebagai perjalanan yang layak dirayakan. Setiap sesi dirancang untuk memberi ruang aman bagi suara perempuan agar didengar tanpa prasangka dan batasan.

Sejumlah tokoh perempuan inspiratif hadir sebagai pembicara dalam Her Voices Bloom Festival 2025, menghadirkan perspektif yang beragam namun saling menguatkan. Mereka antara lain Dr. Ninik Rahayu, S.H., M.S., Ketua Dewan Pers periode 2022–2025, Maharatu Tanaya Ahmad selaku pendiri Yayasan Puak Melayu Maharatu, Olin Monteiro sebagai aktivis perempuan dan produser seni budaya, serta Dr. Indah Riyanti, S.Pd., S.H., M.H. yang dikenal aktif dalam gerakan perempuan.

Kehadiran para narasumber tersebut memperkaya dialog mengenai makna keberdayaan perempuan dalam konteks sosial yang terus berubah. Festival ini menjadi ruang perjumpaan ide yang menegaskan bahwa suara perempuan memiliki daya ubah yang nyata bagi lingkungan sekitar.

Pendiri Bhavani, Iik Nurul Fatimah, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Her Voices Bloom Festival 2025 merupakan refleksi perjalanan Bhavani selama satu tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa Bhavani lahir sebagai ruang aman bagi perempuan untuk saling menguatkan dan bertumbuh secara kolektif.

Iik menjelaskan bahwa nama Bhavani berasal dari bahasa Sanskerta yang bermakna pembawa kehidupan sekaligus penggerak perubahan. Makna tersebut selaras dengan visi Bhavani dalam mendorong pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, serta inklusi sosial yang berkelanjutan.

Menurut Iik, Her Voices Bloom Festival 2025 bukan sekadar perayaan simbolik, melainkan bagian dari gerakan bersama untuk mengakui setiap proses tumbuh perempuan. Ia menekankan bahwa setiap suara yang lahir dari kasih sayang memiliki potensi untuk menghadirkan dampak sosial yang luas.

Pandangan mengenai keberdayaan perempuan juga disampaikan oleh para narasumber dengan sudut pandang yang saling melengkapi. Dr. Ninik Rahayu menegaskan bahwa perempuan berdaya adalah mereka yang mampu berdiri mandiri sebagai manusia utuh, meskipun harus melalui berbagai tantangan struktural dan kultural.

Maharatu Tanaya Ahmad menyoroti keberdayaan sebagai bentuk kuasa penuh atas diri sendiri, termasuk dalam menentukan arah hidup dan identitas. Sementara itu, Olin Monteiro menekankan pentingnya keseimbangan antara menjadi perempuan yang berdaya secara personal dan berdaulat dalam ruang sosial serta kebudayaan.

Diskusi yang mengalir dalam Her Voices Bloom Festival 2025 memperlihatkan bahwa pemberdayaan perempuan tidak dapat dilepaskan dari dukungan ekosistem yang adil dan setara. Festival ini juga menjadi ruang refleksi bahwa solidaritas perempuan merupakan kekuatan penting dalam menghadapi berbagai bentuk ketimpangan.

Menjelang akhir acara, Iik kembali menekankan pentingnya keberlanjutan semangat Her Voices Bloom Festival 2025. Ia berharap nilai-nilai yang tumbuh selama festival dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam keluarga, tempat kerja, serta lingkungan sosial masing-masing peserta.

Iik menyampaikan keyakinannya bahwa perempuan yang berdaya merupakan fondasi bagi bangsa yang sejahtera dan berkeadilan. Ia juga berharap Bhavani dapat terus memperluas jangkauan gerakannya agar semakin banyak perempuan di berbagai daerah merasakan manfaat ruang aman dan inklusif ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup