Insiden Pipa Gas PT TGI di Kemuning, Polisi Siaga dan Koordinasi Pemutusan Alur Gas
Telah terjadi kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Jumat (1/1/2026) sekitar pukul 16.35 WIB.
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 16.00 WIB, saat masyarakat setempat mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari pipa gas tanam milik PT TGI. Tidak lama kemudian, api terlihat menyembur ke udara dari lokasi pipa dan menyebabkan kebakaran, dengan ketinggian semburan api diperkirakan mencapai ±15 meter. Hingga laporan ini disampaikan, api masih terlihat menyala dan gas terus menyembur keluar.
Mengetahui kejadian tersebut, Kapolsek Kemuning bersama personel Polsek Kemuning segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengamanan serta langkah-langkah antisipasi. Personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian demi menghindari risiko bahaya akibat semburan api dan gas.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa personel kepolisian telah berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan masyarakat telah diimbau untuk sementara menghentikan aktivitas melintas, baik dari arah Jambi menuju Riau maupun sebaliknya.
“Personel sudah berada di TKP. Masyarakat yang melintasi jalur menuju Jambi atau sebaliknya kami imbau untuk berhenti sementara. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan gas agar segera melakukan manajemen krisis serta pemutusan alur pipa,” ujar Kapolres.
Berdasarkan keterangan petugas berwenang, proses penutupan atau penyekatan alur gas telah dilakukan. Diperkirakan dalam waktu minimal tiga jam api dapat padam. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar bersabar dan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan.
Kapolres Inhil juga mengimbau masyarakat yang melintas dari arah Jambi maupun sebaliknya untuk beristirahat sementara hingga situasi dinyatakan aman dan kondusif.
Selain itu, personel Polsek Kemuning melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur serta menyiapkan penutupan sementara arus kendaraan dari dua arah, baik dari Pekanbaru maupun Jambi, apabila kondisi di lapangan mengharuskan.
Berdasarkan data sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun warga terdampak, mengingat jarak pipa gas dengan permukiman warga sekitar ±500 meter. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif meskipun cuaca dilaporkan hujan lebat dan api masih menyala.
Polsek Kemuning terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Perkembangan selanjutnya akan dilaporkan sesuai dengan situasi di lapangan.



