Ledakan Pipa Gas PT. TGI Di Inhil : Ahmad Fauzi Desak Kementerian ESDM Cabut Izin Jika Terbukti Lalai, Tuntut Ganti Rugi Trauma Warga

Jakarta, 5 januari 2026 – Insiden meledaknya pipa gas milik PT. Transportasi Gas Indonesia (TGI) di desa Batu Ampar Kecamatan Kemuning, Indragiri Hilir, Riau memantik reaksi keras mahasiswa Jakarta asal Indragiri Hilir, Ahmad Fauzi mahasiswa pascasarjana Universitas Nasional sekaligus wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Wasekjen PB HMI), mengutuk keras terjadinya peristiwa yang membahayakan nyawa rakyat tersebut.

• Evaluasi Total Kementerian ESDM

Ahmad Fauzi mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk segera turun tangan melakukan evaluasi total dan audit investigatif terhadap seluruh jalur pipa PT. TGI.

” Ledakan ini bukan sekedar kecelakaan teknis biasa, ini adalah ancaman serius bagi kedaulatan keselamatan rakyat. Kami menekankan kepada Kementerian ESDM agar tidak ragu mengevaluasi kembali izin operasional PT. TGI. Jika hasil investigasi membuktikan adanya kelalaian dalam pemeliharaan atau pelanggaran SOP keselamatan, pemerintah harus berani mengambil tindakan tegas, termasuk pencabutan izin usaha jika di perlukan”.

• Tanggung Jawab Hukum dan Prinsip Strict Liability

Sebagai Mahasiswa pascasarjana Hukum, Fauzi mengingatkan bahwa dalam industri berisiko tinggi seperti Migas, berlaku prinsip Strict Liability atau tanggung jawab mutlak sesuai UU No 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

” PT. TGI tidak bisa bersembunyi dari kata ‘musibah’. Secara hukum, mereka harus bertanggung jawab mutlak atas segala kerugian yang muncul. Proses hukum ini akan terus kami kawal sehingga tidak adanya kongkalikong dalam investigasi penyebab ledakan”.

• Ganti Rugi Materil dan Pemulihan Psikologis (Trauma)

Fauzi menyoroti dampak psikologis yang di alami warga desa Batu Ampar.

Menurutnya, kerugian yang diderita masyarakat jauh lebih besar dari pada sekedar kehilangan harta benda.

“Meminta PT. TGI memberikan ganti rugi penuh kepada warga terdampak di desa Batu Ampar. Ganti rugi ini tidak hanya sekedar sebatas fisik bangunan, tetapi juga harus mencakup kerugian mental (immaterial Loss) . Warga sekarang hidup dalam ketakutan dan trauma mendalam. Rasa aman mereka telah di rampas dan itu ada harganya yang harus di bayar oleh perusahaan”.

Ahmad Fauzi mengapresiasi kesigapan aparat kepolisian dalam mengamankan lokasi kejadian serta koordinasi cepat dengan pihak-pihak terkait untuk mencegah dampak yang lebih luas bagi warga sekitar.

• ​Dukungan Terhadap Investigasi Berbasis Fakta

​Ahmad Fauzi menekankan bahwa proses penyelidikan harus dilakukan secara mendalam dan profesional agar penyebab utama kebakaran dapat terungkap secara transparan.

​”Kami memberikan dukungan moral sepenuhnya kepada Polres Inhil dan Polda Riau. Sangat penting bagi kita semua agar hasil investigasi ini nantinya benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan, tanpa ada yang ditutup-tupi, demi keamanan objek vital nasional dan keselamatan masyarakat di masa depan,”.

• ​Imbauan agar Masyarakat Bersabar

​Ahmad Fauzi mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga di Indragiri Hilir, untuk tetap tenang dan tidak mudah terhasut oleh asumsi-asumsi yang beredar tanpa pertanggungjawaban.

​”Saya meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersabar menunggu hasil resmi dari pihak berwenang. Mari kita berikan waktu dan ruang bagi tim penyidik serta para ahli untuk bekerja secara maksimal. Jangan ada spekulasi yang justru dapat memperkeruh suasana,”.

​Ahmad Fauzi juga berharap agar PT. TGI terus meningkatkan standar keamanan dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat serta pemerintah daerah pasca-insiden ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup