Cipayung Plus Kota Bandar Lampung Laksanakan Konsolidasi Dalam Rangka Membersamai Aksi Buruh dan Petani Mitra PT PSMI
Otentikindonesia.com, Bandar Lampung – Cipayung Plus Kota Bandar Lampung melaksanakan konsolidasi pada Rabu, 8 April 2026, untuk memberikan dukungan kepada massa buruh dan petani mitra PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) yang tengah menghadapi ketidakpastian akibat pemblokiran rekening oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Konsolidasi ini menegaskan bahwa persoalan yang dihadapi oleh kaum buruh dan tani juga merupakan tanggung jawab mahasiswa untuk mengawal dan memberikan solusi.
Konsolidasi yang dihadiri oleh 8 organisasi mahasiswa ini, termasuk HMI, PMII, GMNI, LMND, GMKI, PMKRI, KMHDI, dan IMM cabang Bandar Lampung, menghasilkan keputusan untuk bersama-sama mengawal aksi yang akan dilakukan oleh buruh dan petani mitra PT PSMI di Kejati Lampung pada Kamis, 9 April 2026. Aksi ini menjadi bagian dari perjuangan untuk menuntut kejelasan dan keadilan dalam kasus yang melibatkan perusahaan tersebut.
Cipayung Plus Kota Bandar Lampung menilai bahwa ketidakpastian hukum yang dihadapi PT PSMI telah menimbulkan dampak yang sangat besar bagi ribuan buruh dan petani mitra. Pemblokiran rekening oleh Kejati Lampung terkait penyidikan kasus korupsi penggunaan kawasan hutan untuk perkebunan di Kabupaten Way Kanan menghambat proses produksi dan menyebabkan penundaan pembayaran gaji serta hak THR bagi pekerja.
Akibat pemblokiran tersebut, buruh PT PSMI tidak menerima gaji selama satu bulan penuh, dan hak Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja tidak dapat dibagikan dengan semestinya. Dampak langsung lainnya adalah tertundanya proses tebang dan giling tebu yang seharusnya dilaksanakan pada 4 hingga 6 April 2026. Hal ini memicu kerugian mendalam bagi 281 petani mitra PT PSMI yang menggantungkan hidupnya pada proses produksi yang terhenti.
Konsolidasi yang dilakukan oleh Cipayung Plus Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa tindakan Kejati Lampung dalam melakukan pemblokiran tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap pekerja dan petani mitra PT PSMI sangatlah sembrono. Cipayung Plus juga mengingatkan Kejati Lampung untuk tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi yang jelas terhadap nasib buruh dan petani yang terdampak.
Cipayung Plus menegaskan bahwa perjuangan ini bukan hanya untuk kepentingan segelintir orang, melainkan untuk kesejahteraan dan hak-hak buruh serta petani yang berjuang di sektor perkebunan. Peran mahasiswa, melalui organisasi Cipayung Plus, harus hadir sebagai kekuatan moral yang mendampingi perjuangan rakyat, serta memperjuangkan keadilan bagi mereka yang terpinggirkan.
Dalam pertemuan konsolidasi tersebut, Cipayung Plus Kota Bandar Lampung mengecam keras sikap Kejati Lampung yang dianggap sembrono dalam menjalankan penegakan hukum. Cipayung Plus menegaskan bahwa jika proses hukum berjalan tanpa memperhatikan dampaknya pada kehidupan buruh dan petani, maka sistem hukum akan kehilangan arah dan tujuan yang sesungguhnya.
Selain itu, Cipayung Plus Kota Bandar Lampung juga menuntut agar Kejati Lampung segera mengambil langkah konkrit untuk memberikan solusi terhadap kerugian yang diderita oleh petani mitra PT PSMI. Menurut mereka, langkah penyidikan yang dijalankan seharusnya tidak hanya memberikan tekanan kepada perusahaan, tetapi juga memberikan solusi terhadap nasib para pekerja dan petani yang menjadi pihak yang paling dirugikan.
Ketua HMI Cabang Bandar Lampung, yang hadir dalam konsolidasi ini, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk membela hak-hak buruh dan petani. Ia menyebutkan bahwa perjuangan ini tidak hanya mengenai perusahaan, tetapi juga tentang keberlanjutan hidup rakyat yang menjadi tulang punggung dalam sektor perkebunan. “Kami akan terus mendampingi hingga hak-hak mereka dipenuhi,” tegasnya.
Dalam konsolidasi tersebut, Cipayung Plus juga memberikan peringatan keras kepada aparat negara yang terlibat dalam proses penegakan hukum di Kejati Lampung untuk tidak melakukan intimidasi atau intervensi terhadap massa buruh, petani, maupun aktivis yang tergabung dalam aksi solidaritas ini. Cipayung Plus menekankan bahwa mereka akan terus mengawal jalannya aksi untuk memastikan agar tidak ada bentuk penindasan terhadap pihak yang tidak bersalah.
Sebagai bagian dari tindak lanjut konsolidasi ini, Cipayung Plus Kota Bandar Lampung siap turun langsung untuk mendampingi buruh dan petani pada aksi yang akan digelar di Kejati Lampung. Mereka berharap agar pemerintah dan pihak terkait dapat melihat situasi ini dengan lebih adil, serta memberikan solusi yang menyeluruh bagi semua pihak yang terdampak oleh kasus ini.



