Kopi Kuday: Cita Rasa Pedesaan yang Menyeruak di Lampung Fest 2025
Otentikindonesia.com – Aroma kopi khas pedesaan menyeruak di area PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Di tengah riuhnya Lampung Fest 2025, stan Kabupaten Lampung Utara menjadi pusat perhatian berkat kehadiran Kopi Kuday, produk UMKM asal Desa Gunung Gijul, Kecamatan Abung Tengah.
Kopi bubuk ini diracik langsung oleh tangan-tangan terampil warga desa. Mengandalkan biji robusta dan liberika pilihan, Kopi Kuday menawarkan cita rasa otentik yang kental, hangat, dan membangkitkan semangat.
Pemilik UMKM Kopi Kuday, Mutiara, mengatakan usaha yang dirintisnya telah berjalan selama 15 tahun.
“Kami memasarkan Kopi Kuday sebagai produk asli Desa Gunung Gijul. Jenisnya ada robusta dan liberika,” ujar Mutiara pada Kamis, (13/112025).
Selama dua hari pameran berlangsung, produk mereka mencuri perhatian pengunjung.
“Alhamdulillah, selama dua hari ini sudah terjual lebih dari 100 kemasan. Peminat terbanyak untuk jenis robusta dengan cita rasa khas pedesaan,” katanya.
Mutiara menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pemasaran Kopi Kuday.
Selain memanfaatkan momentum pameran daerah, ia berencana membuka toko permanen di Bandar Lampung agar jangkauan penjualan makin luas.
“Kami ingin Kopi Kuday bisa lebih mudah dijangkau masyarakat, tidak hanya lewat pameran,” ujarnya.
Keberhasilan Kopi Kuday menembus pasar kota tak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, yang aktif membantu promosi dan membuka akses pemasaran bagi pelaku UMKM lokal.
Kini, dari sudut kecil di Abung Tengah, aroma Kopi Kuday menjadi simbol kebanggaan baru Lampung Utara menggoda pencinta kopi sekaligus mengangkat semangat ekonomi desa.



