Mahasiswa Inhil Siap Jadi Garda Depan: Kemah Kebangsaan Rimbang Baling Perkuat Lawan Karhutla dan Narkoba

Kampar Kiri – otentikindonesia.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Kemah Kebangsaan Mahasiswa Riau yang dilaksanakan pada 25–26 April 2026 di kawasan Suaka Margasatwa Rimbang Baling, Kecamatan Kampar Kiri, Provinsi Riau

Mahasiswa Indragiri Hilir kembali menunjukkan bahwa generasi muda bukan hanya penonton dalam perubahan, tetapi juga pelaku utama yang siap mengambil peran nyata. Melalui Kemah Kebangsaan di Rimbang Baling, para mahasiswa hadir dengan semangat baru untuk memperkuat rasa persatuan, kepedulian sosial, serta komitmen menjaga lingkungan dan masa depan bangsa.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda berkemah biasa, melainkan ruang belajar bersama yang penuh makna. Di sana, mahasiswa berdiskusi, berbagi pengalaman, dan memahami berbagai persoalan penting seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat. Kesadaran ini menjadi langkah awal untuk membangun aksi nyata.

Selain isu lingkungan, bahaya narkoba juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Generasi muda harus memahami bahwa narkoba bukan hanya merusak diri sendiri, tetapi juga menghancurkan masa depan keluarga, masyarakat, bahkan bangsa. Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi contoh dan pelopor dalam upaya pencegahan.

Di tengah suasana alam Rimbang Baling yang asri dan penuh pesan kehidupan, para peserta diajak untuk merenungkan bahwa menjaga negeri tidak selalu dimulai dari hal besar. Terkadang, perubahan hadir dari langkah sederhana seperti peduli, berani bersuara, dan ikut terlibat dalam solusi atas persoalan yang ada di sekitar kita.

Melalui Kemah Kebangsaan ini, mahasiswa Inhil menegaskan bahwa mereka siap menjadi garda depan dalam menjaga alam dan menyelamatkan generasi dari ancaman narkoba. Semangat ini menjadi bukti bahwa anak muda hari ini bukan generasi yang diam, tetapi generasi yang siap bergerak untuk Indonesia yang lebih baik.

M. Idris menyampaikan harapannya agar semangat yang dibangun dalam Kemah Kebangsaan ini tidak berhenti hanya di lokasi kegiatan, tetapi benar-benar dibawa pulang ke Indragiri Hilir. Ia berharap mahasiswa mampu menjadi pelopor di tengah masyarakat, khususnya dalam upaya mencegah karhutla dan memberantas penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, Indragiri Hilir membutuhkan anak muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan keberanian untuk menjaga daerahnya agar tetap aman, sehat, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup