Bayi Ditemukan di Tempat Sampah, Dewi Mayang Soroti Perlindungan Perempuan

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bandar Lampung Dewi Mayang Suri Djausal.

Otentikindoensia.com – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bandar Lampung Dewi Mayang Suri Djausal prihatin atas penemuan jasad bayi perempuan di tempat pembuangan sampah rumah tangga di Jalan Wai Seputih Nomor 15, Kelurahan Pahoman, Bandar Lampung, Senin (10/8/2026) pagi.

Dewi menilai peristiwa tersebut tidak hanya harus dilihat dari sisi hukum, tetapi juga menjadi alarm untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak.

“Saya sangat prihatin dan berduka atas ditemukannya bayi perempuan dalam kondisi meninggal dunia di Pahoman pagi ini,” kata Dewi.

Menurutnya, proses penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab sepenuhnya harus diserahkan kepada kepolisian.

“Kita tentu menyerahkan proses penyelidikan sepenuhnya kepada pihak kepolisian agar dapat diketahui apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Namun, Dewi meminta pemerintah dan masyarakat tidak berhenti pada proses hukum.

Ia menilai perlu ada evaluasi terhadap sistem perlindungan sosial, khususnya bagi perempuan yang menghadapi kehamilan tidak diinginkan, kekerasan, tekanan, ketakutan, maupun persoalan sosial lainnya.

“Ada seorang bayi yang kehilangan kesempatan untuk hidup, dan kita perlu melihat persoalan ini bukan hanya dari sisi hukum, tetapi juga dari sisi sosial dan perlindungan perempuan dan anak,” katanya.

Dewi mengatakan, perempuan yang menghadapi persoalan tersebut harus mengetahui tempat untuk mendapatkan pertolongan.

Menurutnya, jangan sampai seseorang merasa sendirian, takut, atau tidak mengetahui harus meminta bantuan ke mana hingga mengambil keputusan yang berujung tragis.

“Jangan sampai karena merasa sendirian, takut, atau tidak mengetahui harus meminta bantuan ke mana, kemudian terjadi peristiwa yang berujung tragis,” ujarnya.

Karena itu, Dewi mendorong pemerintah daerah bersama perangkat terkait mengevaluasi kembali akses layanan pengaduan, pendampingan psikologis dan sosial, serta edukasi kepada masyarakat.

“Kita perlu membangun sistem yang mampu hadir sebelum sebuah persoalan berubah menjadi tragedi,” pungkasnya.

Bayi Ditemukan Petugas Kebersihan

Sebelumnya, jasad bayi perempuan ditemukan petugas kebersihan yang hendak mengangkut sampah rumah tangga di sekitar Jalan Wai Seputih, Pahoman, sekitar pukul 06.30 WIB.

Kapolsek Tanjung Karang Barat AKP Martoyo mengatakan, bayi tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Jasad bayi pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan yang hendak mengangkut sampah rumah tangga,” kata Martoyo.

Saat ditemukan, jasad bayi berada di dalam karung beras yang kemudian dimasukkan ke dalam kardus berwarna cokelat.

Petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Pahoman bersama piket fungsi dan Tim Inafis Polresta Bandar Lampung kemudian mendatangi lokasi.

Jasad bayi selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Cek CCTV

Martoyo mengatakan polisi masih menyelidiki bagaimana jasad bayi tersebut bisa berada di tempat pembuangan sampah.

Sejumlah saksi di sekitar lokasi telah dimintai keterangan.

“Kami masih memeriksa sejumlah saksi di lokasi. Selain itu, kami juga mengecek rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk,” ujar Martoyo.

Polisi kini mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap identitas bayi serta pihak yang membawa dan meninggalkan jasad tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman. Semua informasi dan petunjuk yang ada di lokasi akan kami periksa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup