Kepatuhan Wajib Pajak Meningkat Selama Program Keringanan Pajak Lampung

Kepala Bapenda Lampung Saipul.

Otentikindoensia.com – Program keringanan pajak kendaraan bermotor di Provinsi Lampung yang berlangsung selama tiga bulan, 2 Juni hingga 31 Agustus 2026, telah berakhir.

Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Lampung menyebut program tersebut mendorong peningkatan pembayaran pajak, terutama dari pemilik kendaraan yang sebelumnya menunggak.

Kepala Bapenda Lampung Saipul mengatakan, respons masyarakat terhadap program tersebut cukup positif.

Indikasinya terlihat dari meningkatnya jumlah kendaraan menunggak yang kembali membayar pajak selama periode keringanan.

“Kalau ditanya bagaimana progresnya, secara umum di Lampung mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat. Artinya, ada peningkatan kepatuhan masyarakat membayar pajak,” kata Saipul saat ditemui di kantornya pada Selasa, (1/9/2026).

Menurut Saipul, sebelum program keringanan diberlakukan, rata-rata kendaraan yang sebelumnya menunggak kemudian melakukan pembayaran hanya sekitar 2.000 unit per bulan.

Angka itu meningkat lebih dari tiga kali lipat selama program berlangsung.

Pada Juni hingga Agustus 2026, jumlah kendaraan yang sebelumnya menunggak dan kemudian membayar pajak mencapai sekitar 6.900 hingga 7.000 unit per bulan.

“kalau Januari sampai Mei rata-ratanya 2.000 unit kendaraan yang membayar pajak karena sebelumnya menunggak. Pada Juni sampai Agustus ada lonjakan menjadi 6.900 dan 7.000 per bulan,” ujar dia.

Kepatuhan wajib pajak rutin ikut meningkat

Saipul mengatakan dampak program tidak hanya terlihat pada pembayaran tunggakan. Wajib pajak yang selama ini rutin membayar kendaraan juga menunjukkan peningkatan kedisiplinan.

Menurut dia, pembayaran dari kelompok wajib pajak rutin meningkat sekitar 16 hingga 34 persen dibandingkan periode Januari hingga Mei 2026.

“Begitu juga bagi mereka yang selama ini membayar, kedisiplinannya juga meningkat. Kalau Januari sampai Mei, kenaikannya ada sekitar 16 persen, ada yang sampai 34 persen,” kata Saipul.

Namun, Bapenda belum merinci nilai nominal penerimaan yang berasal dari masing-masing kelompok pembayaran tersebut.

Mutasi kendaraan ke Lampung meningkat

Indikator lain yang dicatat Bapenda adalah meningkatnya jumlah kendaraan dari luar daerah yang melakukan mutasi registrasi ke Provinsi Lampung.

Selama program keringanan, pemerintah memberikan insentif bagi kendaraan yang memindahkan registrasinya ke Lampung.

Kebijakan itu turut mendorong peningkatan jumlah kendaraan yang masuk melalui mekanisme mutasi.

Saipul mengatakan sebelum program berlangsung, kendaraan yang dimutasi masuk ke Lampung berada di kisaran 700 hingga 800 unit per bulan.

Setelah program berjalan, jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 1.000 unit per bulan.

Bahkan, jumlah kendaraan yang masuk melalui proses mutasi sempat mencapai 1.400 hingga 1.700 unit per bulan.

“Yang biasanya main di 700-800 unit, kita sudah di atas 1.000. Ada yang 1.400, bahkan ada yang 1.700 per bulan,” ujarnya.

Bapenda sebut program berdampak positif

Saipul mengatakan tiga indikator tersebut pembayaran tunggakan, peningkatan kepatuhan wajib pajak rutin, dan kenaikan mutasi kendaraan masuk menjadi gambaran awal dampak program keringanan pajak kendaraan bermotor periode pertama.

Menurut dia, kebijakan yang berlangsung selama tiga bulan itu tidak hanya memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajaknya, tetapi juga berkontribusi terhadap penerimaan daerah.

“Dari tiga hal itu saja kita sudah bisa katakan bahwa progres di periode pertama keringanan ini, Juni sampai Agustus, ada respons positif dari masyarakat. Artinya bermanfaat bagi masyarakat dan dari sisi penerimaan juga ada kenaikan,” kata Saipul.

Program keringanan pajak kendaraan bermotor tersebut kini telah berakhir setelah berjalan sejak 2 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk melihat seberapa besar kontribusi program terhadap penerimaan pajak daerah serta apakah peningkatan kepatuhan tersebut dapat bertahan setelah insentif berakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup