Sekretariat Permanen HMI Pertanian Unila Dibangun, Alumni Tinggalkan Rumah untuk Generasi Berikutnya

Sejumlah alumni dan kader HMI Komisariat Pertanian Unila hadir dalam momen tersebut.

Otentikindonesia.com – Sebuah bangunan mulai disiapkan sebagai rumah bagi kader-kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Pertanian Universitas Lampung.

Di Komplek Perumahan Cluster Fabil, Rajabasa Raya, Bandar Lampung, peletakan batu pertama sekretariat permanen dilakukan pada Rabu, (9/9/2026).

Sejumlah alumni dan kader HMI Komisariat Pertanian Unila hadir dalam momen tersebut. Bagi mereka, peletakan batu pertama itu bukan sekadar awal pembangunan sebuah gedung.

Ada harapan tentang keberlanjutan organisasi yang ingin dititipkan melalui bangunan tersebut.

Alumni HMI Komisariat Pertanian Unila sekaligus Koordinator Pembangunan Sekretariat, Ahmad Jahri, mengatakan sekretariat permanen merupakan bentuk kepedulian alumni terhadap keberlangsungan organisasi.

Menurut dia, sekretariat tidak hanya diperlukan sebagai tempat berkegiatan. Bangunan itu juga menjadi penanda keberadaan organisasi sekaligus ruang yang mempertemukan generasi alumni dan kader.

“Kami ingin meninggalkan sesuatu yang nyata untuk generasi HMI Pertanian Unila. Sekretariat ini bukan sekadar bangunan, melainkan rumah kaderisasi, rumah gagasan, dan rumah silaturahmi alumni dengan kader,” ujar Ahmad Jahri.

Ia mengatakan pembangunan sekretariat tersebut lahir dari semangat gotong royong alumni dan kader.

Ia berharap generasi berikutnya dapat menjaga sekaligus mengembangkan apa yang telah dimulai.

Harapan serupa disampaikan Ketua Umum HMI Komisariat Pertanian Unila, Rafi Abid Tama.

Bagi Abid, sekretariat permanen kelak akan menjadi ruang bagi kader untuk menjalani proses yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan organisasi berdiskusi, membaca, mengaji gagasan, menyusun gerakan, hingga membicarakan persoalan masyarakat.

“Bagi kami, sekretariat ini adalah rumah perjuangan. Di tempat inilah nantinya kader berdiskusi, membaca, mengaji gagasan, menyusun gerakan, dan mempersiapkan diri untuk menjawab persoalan masyarakat,” kata Abid.

Karena itu, Abid menilai makna pembangunan tersebut jauh melampaui berdirinya sebuah bangunan.

Sekretariat diharapkan menjadi ruang yang menjaga tradisi intelektual dan kaderisasi HMI Pertanian Unila.

Ia berharap dari tempat tersebut lahir kader yang memiliki kapasitas intelektual, integritas, dan kepedulian terhadap persoalan sosial.

“Kami ingin sekretariat ini menjadi tempat lahirnya gagasan-gagasan besar dan kader-kader yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan pembangunan bangsa. Ini adalah amanah yang harus kami lanjutkan,” ujar Abid.

Abid juga mengapresiasi para alumni dan pihak lain yang telah mendukung pembangunan sekretariat tersebut.

Bagi HMI Komisariat Pertanian Unila, bangunan itu diproyeksikan menjadi investasi organisasi dalam jangka panjang.

Kelak, ruang-ruang di dalamnya tidak hanya menjadi tempat rapat atau berkumpul, tetapi juga tempat kader menempa diri dan merawat hubungan dengan para alumni.

Dari sana, mereka berharap tradisi intelektual, kaderisasi, dan pengabdian HMI di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Lampung tidak berhenti pada satu generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup