Si Jago Merah Lahap 106 Rumah Di Pulau Kijang
Musibah kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Pahlawan RT 002 RW 004, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Rabu (08/04/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 106 rumah warga dan menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.20 WIB dan dengan cepat membesar hingga merambat ke rumah-rumah lain. Padatnya permukiman serta kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan mudah menyebar luas.
Berdasarkan kronologis kejadian, saksi bernama M. Ndong saat itu sedang minum kopi bersama rekannya di warung kopi milik Pak Jenggot, yang merupakan lokasi awal munculnya api. Ia melihat kobaran api yang sudah membesar dan membakar rumah milik H. Iskandar. Menyadari situasi tersebut, saksi segera berteriak memanggil warga sekitar.
Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, cuaca panas disertai angin kencang membuat api semakin besar dan sulit dikendalikan, hingga akhirnya menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya.
Tim pemadam kebakaran dari Kecamatan Reteh yang tiba di lokasi bersama masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah warga mengalami luka ringan dan trauma akibat kehilangan tempat tinggal mereka. Ratusan warga terdampak terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti rumah kerabat maupun posko darurat yang disediakan oleh pemerintah setempat.
Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah menyalurkan bantuan darurat berupa makanan, pakaian, dan kebutuhan pokok lainnya kepada para korban. Pendataan juga terus dilakukan guna mempercepat proses penanganan dan pemulihan pascakebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.



