Dewi Mayang Apresiasi Sinergi Polresta Bandar Lampung, Visum Gratis Dinilai Bantu Korban Raih Keadilan
Otentikindoensia.com – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandar Lampung sekaligus Anggota Komisi IV, Dewi Mayang Suri Djausal, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara DPRD Kota Bandar Lampung dan Polresta Bandar Lampung selama kurang lebih satu tahun tujuh bulan terakhir.
Menurut Mayang, kolaborasi yang dibangun di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay tidak hanya memperkuat koordinasi antarlembaga, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya korban kekerasan perempuan dan anak serta kelompok rentan lainnya.
“Setiap koordinasi yang kami lakukan selalu berangkat dari persoalan masyarakat. Kami datang bukan membawa kepentingan lembaga semata, melainkan membawa harapan masyarakat yang membutuhkan perlindungan. Yang kami syukuri bukan hanya komunikasi yang berjalan baik, tetapi adanya respons dan tindak lanjut sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara,” ujar Mayang.
Ia menjelaskan, salah satu bentuk kolaborasi yang dinilai berdampak besar adalah hadirnya layanan visum gratis bagi korban yang tidak mampu.
Menurutnya, selama ini biaya visum kerap menjadi kendala bagi korban kekerasan untuk melanjutkan proses hukum, padahal dokumen tersebut merupakan salah satu alat bukti penting dalam penanganan perkara.
Melalui kerja sama antara Polresta Bandar Lampung, RSUD Abdul Moeloek, Baznas Provinsi Lampung, serta dukungan berbagai pihak, hambatan tersebut mulai diatasi sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap proses hukum.
“Bagi sebagian orang, visum hanyalah dokumen. Namun bagi korban, visum merupakan pintu menuju keadilan. Ketika biaya tidak lagi menjadi penghalang, kita sedang memberikan kesempatan kepada mereka untuk memperoleh perlindungan yang layak,” katanya.
Selain layanan visum gratis, Mayang menyebut kolaborasi juga dilakukan dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), pendampingan korban, hingga koordinasi berbagai persoalan sosial yang membutuhkan respons cepat.
Menurutnya, keberhasilan kerja sama antarlembaga tidak selalu ditentukan oleh kesamaan pandangan, melainkan adanya tujuan bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dalam setiap koordinasi tentu ada diskusi dan pertukaran pandangan. Namun Pak Alfret selalu membuka ruang dialog, mendengar berbagai masukan, serta berupaya mencari solusi sesuai kewenangannya. Itu yang membuat koordinasi berjalan efektif,” ungkapnya.
Mayang juga menilai Polresta Bandar Lampung menghadirkan sejumlah inovasi pelayanan publik selama dipimpin Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay, termasuk penguatan layanan kesehatan melalui Klinik Tantya Sudhirajati dan berbagai inovasi pelayanan kepolisian lainnya.
Meski demikian, menurutnya ukuran keberhasilan bukan terletak pada banyaknya program yang diluncurkan, melainkan sejauh mana masyarakat merasakan manfaat dari program tersebut.
“Ada masyarakat yang menjadi lebih terlindungi karena dua institusi memilih berkolaborasi. Bagi saya, itulah ukuran keberhasilan yang sesungguhnya,” ucapnya.
Seiring amanah baru yang diemban Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay di Mabes Polri, DPRD Kota Bandar Lampung menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polresta Bandar Lampung.
Mayang berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan demi meningkatkan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan boleh berganti, tetapi setiap keputusan yang memberikan perlindungan, setiap kolaborasi yang mempermudah masyarakat memperoleh keadilan, dan setiap langkah yang menghadirkan harapan akan selalu dikenang oleh masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tandasnya.



